{"id":6766,"date":"2024-01-09T06:16:00","date_gmt":"2024-01-09T06:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/?p=6766"},"modified":"2024-01-09T14:26:45","modified_gmt":"2024-01-09T14:26:45","slug":"cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/","title":{"rendered":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>C<\/strong><strong>ara&nbsp;<\/strong><strong>memperbaiki sablon baju yang rusak<\/strong>&nbsp;atau membersihkan sisanya&nbsp;sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.&nbsp;Terkadang,&nbsp;bukan bajunya yang sudah jelak, tapi gambarnya yang retak-retak membuat tampilannya tidak layak.<\/p>\n\n\n\n<p>Kaos&nbsp;dengan sablon memang rentang menghadapi kondisi demikian.&nbsp;Oleh&nbsp;karena itu, daripada disingkirkan&nbsp;atau berakhir menjadi lap, lebih baik diperbaiki.&nbsp;Bahkan,&nbsp;kalau sablonnya sudah tidak bisa diselamatkan, bisa dibersihkan sisanya&nbsp;dan disablon ulang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak<\/em><\/strong><strong><em>Se<\/em><\/strong><strong><em>bagian<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sablon&nbsp;baju yang rusak&nbsp;sebagian,&nbsp;masih bisa diselamatkan dengan memperbaikinya.&nbsp;Tingkat&nbsp;kerusakan&nbsp;ini dikategorikan&nbsp;dalam kasus yang&nbsp;umumnya terjadi pada&nbsp;kaos&nbsp;dengan aplikasi&nbsp;sablon.&nbsp;Berikut&nbsp;ini beberapa cara&nbsp;memperbaiki sablon&nbsp;agar memiliki tampilan seperti semula.<\/p>\n\n\n\n<p>1.&nbsp;<strong>Potong Bagian Rusak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat melakukan pemotongan sablon pada bagian yang rusak menggunakan gunting kecil.&nbsp;Lebih&nbsp;dianjurkan memakai gunting baru&nbsp;yang kondisinya masih tajam dan tidak berkarat.&nbsp;Hal&nbsp;ini bertujuan agar&nbsp;tidak menambah kerusakan pada sablon tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C<\/strong><strong>ara&nbsp;<\/strong><strong>memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;<\/strong>dengan memotong perlahan bagian&nbsp;rusak&nbsp;tersebut.&nbsp;Pastikan&nbsp;gunting mengikuti pola dan tidak mengenai kaos.&nbsp;Sebagian&nbsp;gambar&nbsp;tersebut akan terpotong dengan rapi dan membuat seolah&nbsp;desainnya seperti itu.<\/p>\n\n\n\n<p>2.&nbsp;<strong>Pakai Lem Sablon<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sablon&nbsp;yang terkelupas, tapi tidak putus dan masih adabagiannya,&nbsp;bisa diperbaiki dengan menggunakan lem sablon.&nbsp;Anda&nbsp;bisa mendapatkannya secara&nbsp;<em>online&nbsp;<\/em>melalui toko&nbsp;<em>e-commerce&nbsp;<\/em>yang menjual perlengkapan sablon atau konveksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara&nbsp;menggunakan lem sablon untuk memperbaiki&nbsp;sebagian&nbsp;gambar yang rusak yaitu dengan mengoleskan dan menempelkannya kembali secara perlahan.&nbsp;Pastikan&nbsp;untuk mengamplikasikannya tidak terlalu tebal dan merata, lalu dikeringkan dengan manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengeringan&nbsp;manual ini membutuhkan waktu setidaknya&nbsp;5&nbsp;\u201310&nbsp;menit.&nbsp;Jika&nbsp;Anda memiliki alat khusus (mesin&nbsp;<em>heat press<\/em>), maka hanya&nbsp;butuh&nbsp;15&nbsp;\u2013&nbsp;20&nbsp;detik saja.&nbsp;Hanya&nbsp;saja,&nbsp;<strong>cara memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;<\/strong>ini&nbsp;bisa kembali rusak kalau cara cucinya salah.<\/p>\n\n\n\n<p>3.&nbsp;<strong>P<\/strong><strong>akai Lem Fox<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Apabila&nbsp;lem sablon susah didapatkan, Anda dapat menggunakan lem fox untuk memperbaiki sablon yang rusak sebagian.&nbsp;Perhatikan&nbsp;cara&nbsp;pengaplikasiannya agar tidak merusak sablon di area yang lain.&nbsp;Oleskan&nbsp;sablon yang rusak tersebut pakai lem fox secukupnya dan merata.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan&nbsp;terlalu tebal, karena dikhawatirkan&nbsp;dapat merusak&nbsp;gambar sablon yang lain.&nbsp;Tipis-tipis saja dan dioleskan searahuntuk menempelkan sablon tersebut.&nbsp;Selanjutnya,&nbsp;gantung&nbsp;kaos tersebut seharian di dalam rumah dengan tidak menempelkannya pada pakaian lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C<\/strong><strong>ara&nbsp;<\/strong><strong>memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;<\/strong>pakai lem fox ini&nbsp;juga dianjurkan&nbsp;untuk diangin-anginkan, tapi&nbsp;tidak terkena air.&nbsp;Pastikan&nbsp;sablon yang diperbaiki telah kering sempurna,baru dipakai atau dicuci kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>4.&nbsp;<strong>Tutupi<\/strong><strong>&nbsp;dengan Kain<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Gambar&nbsp;sablon yang rusak&nbsp;sebagian dapat ditutupi dengan kain.&nbsp;Pilih&nbsp;kain yang berwarna senada dengan warna dominan dari sablon atau warna yang selaras dengan kaos.&nbsp;Hal&nbsp;ini bertujuan agar tidak timpang tindih dan masih memiliki nilai&nbsp;keindahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Potong&nbsp;kain tersebut mengikuti ukuran bagian sablon yang telah rusak.&nbsp;Buatlah&nbsp;pola yang sesuai&nbsp;agar terlihat selaras dengan gambar pada kaos tersebut.&nbsp;Selanjutnya,&nbsp;jahit dengan rapi&nbsp;atau tempel dengan menggunakan lem yang&nbsp;dapat merekat dengan bahan&nbsp;kain.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila&nbsp;Anda memilih menggunakan lem untuk merekatkan kain yang akan digunakan menutupi sablon rusak tersebut, pastikan&nbsp;oleskan dengan tipis dan merata.&nbsp;Tekan&nbsp;perlahanagar tidak&nbsp;mengenai sablon&nbsp;dan&nbsp;tunggu hingga benar-benar merekat sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>5.\u00a0<strong>Gunakan\u00a0Cat Sablon Sebagai Cara Memperbaiki Sablon Baju Yang Rusak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anda memiliki keahlian melukis dengan baik, ini saatnya untuk memanfaatkannya sebagai\u00a0tips terhandal\u00a0sebagian.\u00a0Belilah\u00a0cat sablon dengan warna yang sesuai, lalu aplikasikan dengan menggunakan kuas\u00a0lukisyang ukurannya\u00a0tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya,&nbsp;lukislah sesuai dengan gambar sablon yang telah rusak&nbsp;sebagian tersebut.&nbsp;Lakukan&nbsp;secara perlahan agar&nbsp;cat sablon&nbsp;tidak meleber dan merusak&nbsp;bagian sablon&nbsp;lainnya.&nbsp;Jemur&nbsp;pada matahari langsung dengan menutupi bagian yang tidak rusak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak<\/strong><strong>Keseluruhan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Baju&nbsp;dengan kondisi&nbsp;sablon rusak&nbsp;keseluruhan&nbsp;membuatnya jadi tidak layak untuk digunakan.&nbsp;Padahal&nbsp;pakaian&nbsp;tersebut masih berwarna cerah&nbsp;dan tidak ada yang sobek.&nbsp;Jika&nbsp;Andamengalaminya, jangan&nbsp;buru-buru dibuang.&nbsp;Lakukan&nbsp;cara berikut ini untuk memperbaikinya.<\/p>\n\n\n\n<p>1.&nbsp;<strong>Oles<\/strong><strong>kan<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><strong>A<\/strong><strong>seton<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sablon&nbsp;baju yang rusak secara keseluruhan masih bisa diperbaiki dengan membersihkan sisa-sisanya.&nbsp;Salah&nbsp;satu&nbsp;cara yang dapat digunakan yaitu mengoleskan aseton.&nbsp;Namun,perhatikan terlebih dulu jenis&nbsp;sablon tersebut, apabila&nbsp;<em>polyflex<\/em>, maka bisa pakai trik ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>C<\/strong><strong>ara&nbsp;<\/strong><strong>memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;<\/strong>keseluruhan yaitu dihilangkan sisa sablon yang menempel.&nbsp;Panaskan&nbsp;setrika&nbsp;3&nbsp;\u2013&nbsp;5&nbsp;menit sebelum digunakan, lalu tempelkan pada kain dan diamkan setidaknya 5&nbsp;\u2013&nbsp;7&nbsp;detik saja.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Segera&nbsp;angkat setrika dan oleskan aseton dalam keadaan kain&nbsp;masih panas&nbsp;secara merata.&nbsp;Setelahnya,&nbsp;biarkan cairan ini bereaksi&nbsp;sampai sablon mengerut.&nbsp;Kemudian,&nbsp;usap dan bersihkan sisa-sisa sablon, bila perlu&nbsp;dicuci hingga bersih.<\/p>\n\n\n\n<p>2.&nbsp;<strong>Pakai Pemutih<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sablon&nbsp;yang rusak secara keseluruhan sangat mengganggu tampilannya.&nbsp;Oleh&nbsp;karena itu, Anda dapat memperbaikinya dengan menghilangkan sisa sablon menggunakan cairan pemutih pakaian.&nbsp;Hanya&nbsp;saja,&nbsp;jenis sablon DTG dan foil yang dapat dibersihkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain&nbsp;itu,&nbsp;pastikan juga pakaian yang ingin diperbaiki sablonnya ini memiliki warna putih, dan bahannya cenderung tebal&nbsp;agar tidak&nbsp;merusaknya.&nbsp;Pertama,&nbsp;siapkan terlebih dulu ember yang diisi dengan air panas dan campurkan cairan pemutih dengan deterjen.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua,&nbsp;<strong>cara memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;<\/strong>keseluruhan yaitu dengan membersihkan sisanya.&nbsp;Oleskan&nbsp;pemutih secara merata ke atas sablon dan kucek, lalu rendam selama 5 menit.&nbsp;Setelahnya,&nbsp;kucek lagi&nbsp;atau ulangi&nbsp;hingga seluruh sablon terkelupas.<\/p>\n\n\n\n<p>3.&nbsp;<strong>Pakai&nbsp;<\/strong><strong>Bensin<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bahan&nbsp;bakar kendaraan bermotor ini juga dpat digunakan untuk menghilangkan sisa-sisa sablon.&nbsp;Namun,&nbsp;perlu diperhatikan tata caranya agar tidak merusak&nbsp;pakaian, mengingat baunya yang sangat keras&nbsp;dan&nbsp;sangat menempel.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama,&nbsp;siapkan kain kering untuk dimasukkan ke bagian&nbsp;tengah&nbsp;kaos, tujuannya agar bensin tidak mengenai&nbsp;kaos secara keseluruhan.&nbsp;Kedua,&nbsp;usapkan&nbsp;bensin pada bagian sablon yang sudah rusak, dan tunggu sampai kering dan mengerut.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketiga,&nbsp;kupas sedikit demi sedikit&nbsp;sablon tersebut menggunakan&nbsp;jari atau alat bantu, seperti pinset atau silet.Lakukan&nbsp;perlahan sampai seluruh sisa&nbsp;sablon terkelupas.&nbsp;Terakhir,&nbsp;cuci bersih kaos&nbsp;untuk menghilangkan&nbsp;bau bensin.<\/p>\n\n\n\n<p>4.&nbsp;<strong>Cairan M3<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>C<\/strong><strong>ar<\/strong><strong>a&nbsp;<\/strong><strong>memperbaiki sablon<\/strong><strong>&nbsp;baju yang rusak&nbsp;<\/strong>keseluruhan lebih ampuh akai cairan M3.&nbsp;Sangat&nbsp;cocok untuk menghilangkan jenis sablon plastisol yang terkenal sulit dibersihkan.&nbsp;Cairan&nbsp;kimia ini dikenal juga dengan nama&nbsp;<em>solve<\/em><em>nt based<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan&nbsp;kaos yang ingin dihilangkan sisa sablon rusak tersebut&nbsp;diletakkan&nbsp;pada&nbsp;tempat datar.&nbsp;Lapisi&nbsp;bagian dalam (tengah)&nbsp;kaos dengan kain kering.&nbsp;Sediakan&nbsp;kain&nbsp;kering lainuntuk mengusap sablon pakai cairan M3.&nbsp;Usapkan&nbsp;perlahan pada sablon dan pastikan merata.<\/p>\n\n\n\n<p>Tunggu&nbsp;dan biarkan cairan M3 bereaksi pada sisa sablonhingga mengerut.&nbsp;Gunakan&nbsp;silet untuk membantu pengelupasannya, dan ulangi cara hingga 5 atau 6 kali.&nbsp;Selanjutnya,&nbsp;cuci sampai kaos bersih dan tidak ada lagi&nbsp;sablon yang tersisa.<\/p>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/begini-cara-merawat-kaos-sablon-polyflex-agar-tetap-awet\/\">Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak<\/a>\u00a0<\/em>sebagian atau keseluruhan dapat dilakukan dengan mudah.\u00a0Namun,\u00a0pilihlahtrik yang tepat\u00a0agar tidak menambah parah kerusakannya.\u00a0Jangan lupa, perhatikan\u00a0juga\u00a0acara mencuci dan menyetrika pakaian yang memiliki sablon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara&nbsp;memperbaiki sablon baju yang rusak&nbsp;atau membersihkan sisanya&nbsp;sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.&nbsp;Terkadang,&nbsp;bukan bajunya yang sudah<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":6767,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[63,65],"class_list":["post-6766","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-sablon-baju","tag-tips","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Larusso&#039;s Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-09T06:16:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-09T14:26:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"678\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"452\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Author Larusso\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Author Larusso\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Author Larusso\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/74b9ede58442dd4a8c5f5b02ddc42f0e\"},\"headline\":\"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak\",\"datePublished\":\"2024-01-09T06:16:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-09T14:26:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/\"},\"wordCount\":1296,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg\",\"keywords\":[\"Sablon baju\",\"Tips\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/\",\"name\":\"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-09T06:16:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-09T14:26:45+00:00\",\"description\":\"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg\",\"width\":678,\"height\":452},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Larusso's Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Larusso's Blog\",\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Larusso's Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/74b9ede58442dd4a8c5f5b02ddc42f0e\",\"name\":\"Author Larusso\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052\",\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052\",\"caption\":\"Author Larusso\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/larusso.co.id\\\/blog\\\/author\\\/authorlarusso\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog","description":"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog","og_description":"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.","og_url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/","og_site_name":"Larusso&#039;s Blog","article_published_time":"2024-01-09T06:16:00+00:00","article_modified_time":"2024-01-09T14:26:45+00:00","og_image":[{"width":678,"height":452,"url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Author Larusso","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Author Larusso","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/"},"author":{"name":"Author Larusso","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/74b9ede58442dd4a8c5f5b02ddc42f0e"},"headline":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak","datePublished":"2024-01-09T06:16:00+00:00","dateModified":"2024-01-09T14:26:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/"},"wordCount":1296,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg","keywords":["Sablon baju","Tips"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/","url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/","name":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak - Larusso&#039;s Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg","datePublished":"2024-01-09T06:16:00+00:00","dateModified":"2024-01-09T14:26:45+00:00","description":"Cara\u00a0memperbaiki sablon baju yang rusak\u00a0atau membersihkan sisanya\u00a0sangat dibutuhkan agar dapat dipakai kembali.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#primaryimage","url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg","contentUrl":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/DB15E110-857C-4EFA-9E14-5B988AF9EFDC.jpeg","width":678,"height":452},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/cara-memperbaiki-sablon-baju-yang-rusak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Memperbaiki Sablon Baju yang Rusak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/","name":"Larusso's Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#organization","name":"Larusso's Blog","url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Larusso's Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/74b9ede58442dd4a8c5f5b02ddc42f0e","name":"Author Larusso","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052","url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052","contentUrl":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d86c43836cc544a5060d215438406257.jpg?ver=1774991052","caption":"Author Larusso"},"url":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/author\/authorlarusso\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6766","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6766"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6766\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6768,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6766\/revisions\/6768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/larusso.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}